Cerita bisex

Pakaian kotor pembantuku itu tergantung di kamar mandi.Dengan tak sabaran aku mulai mencari dan kutemukan juga celana dalam kotor pembantuku itu.Dan dirumah memang gak ada orang selain kami berdua. Trus waktu udah selesai, dia gak langsung keluar kamar. Dan ternyata impianku itu kejadian esoknya…Waktu itu kami lagi nonton tv di dapur. Karena hari itu di sekolah ada pelajaran olahraga, badanku udah kecapean, dan kepingin istirahat. Jadi, karena dia liat aku terus-terusan nguap, dia nawarin untuk tiduran di pangkuan dia. Baru kali ini aku bisa ngeliat celana dalamnya dalam jarak sedekat ini. Dan, pelan-pelan bibirku mulai mencoba menyentuh pahanya. Karena aku sedang pura-pura tidur, aku gak tau apa yang sedang terjadi. Setelah beberapa saat, tiba-tiba aku merasa ada yang menusuk-tusuk kepalaku. Tetap aja aku gak berani menyentuhnya dengan terang-terangan.

Cerita bisex-44

Akupun menyapanya, dan agak berbasa-basi sebentar sambil berjalan ke dalam rumah.. Walaupun aku masih kelas satu smp, aku udah sering menonton film bokep, jadi udah punya perbandingan soal bodi cewek.

Walaupun bodinya kalah sama artis-artis bokep itu, tapi cukup membuatku terangsang dengan posisi-posisi tubuh yang dia lakukan sewaktu lagi mengerjakan tugasnya (emang dasar otak udah ngeres)..

Kelihatannya dia juga dah menyadari tatapanku ketika dia lagi bekerja, namun dia sepertinya gak terlalu peduli. Namun tanpa kusadari sebetulnya dia peduli, dan kayaknya dia juga menikmati ketika aku melihatnya dengan nafsu begitu. Namun dia mulai menunjukkan kelakuan aslinya setelah itu. Dan rok yang dipakainya pun sangat pendek walau tidak ketat.

Seolah-olah dia sedang mengadakan pertunjukan untukku.. Namun itu justru membuat roknya gampang tersingkap dan terlihatlah celana dalamnya.

Terus terang kalau dipikir-pikir, pengalamanku itu bisa dibilang cukup mustahil terjadi di dunia nyata, bahkan aku juga mungkin akan sulit percaya seandainya ada orang yang menceritakan cerita ini padaku. Sore itu aku pulang ke rumah setelah bermain bola dengan teman2ku di lapangan sekolah.

Ini udah sering kulakukan, apalagi sekolahku cukup dekat dengan rumahku dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama 15 menit.Dan yang lebih membuat panik ternyata dari tadi pembantuku lagi nyapu ruang tamu, dan pintu kamar mandi itu memang menghadap ruang tamu. Bahkan walaupun dia tau aku lg ngeliatin cdnya, dia cuek-cuek aja. Dia keluar kamar hanya dengan memakai celana dalam dan bra, dan mulai bekerja seolah gak ada kejadian apa-apa. Apalagi kelihatannya cdnya agak lembab gara-gara keringat. Trus entah kenapa dia lama banget ngeberes-beresin kamarku. Akupun langsung pura-pura tertidur dan membalikkan badanku. Ketika itu tiba2 hpnya yang di letakkan di meja sebelah sofa tempat kami duduk berbunyi. Pantatnya semakin bergerak tak terkendali di wajahku, kadang malah sampai membuatku gak bisa bernafas.Aku baru sadar kalo dari pertama tadi emang ada suara-suara kayak orang lagi beres-beres gitu, tapi karena kupikir pintunya dah kukunci aku nyantai-nyantai aja. Padahal kamarnya kecil trus barang-barangnya juga dikit. Sehinggga sekarang aku tiduran mengahadap ke perutnya dia. Dan dia pun pelan-pelan menggeser kepalaku dan meletakannya di sofa. Aku menjadi semakin terangsang mendengar desahannya. Lalu tiba-tiba tekanan pantatnya di wajahku semakin kuat, dan tubuhnya mengejang, dan dia mengeluarkan desahan kecil tertahan. Aah benar-benar saat-saat yang indah, walaupun nantinya aku bakal mengalamin yang lebih menarik lagi…Sejak itu, aku selalu berusaha menyentuh pantatnya, dan membuatnya seolah-olah gak sengaja.Dan entah kenapa dia cuek-cuek aja, malah posisinya semakin menantang.Kakinya diangkat sebelah ke kursi dan yang sebelah lagi dbuka lebar ke samping.Sesampainya didepan rumah, aku jadi gugup sendiri, dan mengetuk pintu dengan tak sabar.

Comments are closed.